Tanamkan Semangat Kolektif di Masyarakat, Desa Liang Ulu Rutin Gelar Gotong Royong Setiap Jumat

img

Gotong royong yang digelar di Desa Liang Ulu RT. 014 beberapa waktu lalu. (pic:ist)

 

POSKOTAKALTIMNEWS, KUKAR : Sebelum program Bulan Bhakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) digulirkan secara resmi, Desa Liang Ulu di Kecamatan Kota Bangun telah lebih dulu menunjukkan komitmennya dalam membudayakan semangat gotong royong, hal ini diutarakan oleh Kepala Desa Mulyadi.

 

Ia mengatakan kegiatan ini dilaksanakan secara rutin setiap hari Jumat dan melibatkan seluruh unsur masyarakat desa. Ditambahkannya bahwa rutinitas gotong royong tersebut bukan sekadar seremonial, tetapi sudah menjadi bagian dari pola hidup masyarakat.

 

Setiap pekan, Pemerintah Desa bersama Badan Permusyawaratan Desa (BPD), RT, dan lembaga kemasyarakatan lainnya turun langsung membersihkan lingkungan dan melakukan kerja bakti bersama.

 

“Setiap Jumat kami wajibkan semua unsur desa untuk ikut gotong royong. Ini sudah berjalan sejak lama dan menjadi tradisi yang terus kami jaga. Bahkan, kegiatan tersebut kami dokumentasikan dan tampilkan melalui videotron sebagai bentuk informasi dan edukasi kepada masyarakat,” tutur Mulyadi saat dihubungi  Poskotakaltimnews Kamis (17/07/2025) via telepon.

 

Saat ditanya terkait pelaksanaan puncak Bulan Bakti Gotong Royong Masyarakat (BBGRM) ke 22 dipusatkan di Kecamatan Kota Bangun pada 20 Juli mendatang.

 

Mulyadi mengaku menyambut baik pelaksanaan BBGRM ini, ia menilai hal tersebut menjadi momentum untuk semakin memperkuat semangat gotong royong di tengah masyarakat.

 

“Dengan adanya BBGRM, kami merasa lebih terbantu karena secara tidak langsung program ini membuka cara pandang baru masyarakat tentang pentingnya gotong royong tanpa harus selalu bergantung pada dana. Harapan kami, semangat ini tumbuh kembali, dan masyarakat makin terbuka dalam ikut serta,” jelasnya.

 

Sementara itu Kepala Dinas Pemberdayaan Masyarakat dan Desa (DPMD) Kabupaten Kutai Kartanegara, Arianto, turut mengapresiasi langkah Desa Liang Ulu dalam menjaga semangat kolektif melalui kegiatan rutin tersebut.

 

“Tentu Desa Liang Ulu menunjukkan contoh nyata bagaimana gotong royong bisa dijalankan secara konsisten. Ini sejalan dengan semangat BBGRM yang ingin kita dorong di seluruh desa dan kelurahan di Kukar,” ungkap Arianto.

 

Kadis DPMD tersebut menegaskan gotong royong bukan hanya tentang membersihkan lingkungan, tetapi juga memperkuat kebersamaan dan solidaritas sosial.

 

Dirinya menambahkan bahwa pihak pemerintah daerah terus mendorong agar setiap desa melaksanakan gotong royong, serta menjadikan momentum BBGRM sebagai ajang memperkuat peran serta masyarakat dalam pembangunan berbasis partisipasi.

“ Semoga semua desa maupun kelurahan yang ada di Kukar dapat menghidupkan kembali gotong royong, selain menjaga lingkungan ini juga membangun nilai-nilai kearifan lokal sebagai kekuatan sosial yang nyata di tengah masyarakat,” pungkasnya. (Adv/Tan).